Paskibra Upacara HUT RI ke-70 di Kantor

(Jakarta, Agustus 2015)

Dulu sewaktu SMP pada saat pelajaran olahraga pernah ada tes gerak jalan untuk seleksi sebagai paskibra di sekolah. Pada saat itu saya lumayan confident bisa terpilih karena sewaktu SD aktif pramuka dan pernah belajar gerak jalan. Tapi ternyata saya tidak terpilih huhu.. 😦 Akhirnya tidak kesampaian keinginan untuk menjadi paskibra.

Loncat ke tahun 2015, saya sedang bekerja di PT. Solusi Teknologi Sejati (anak perusahaan Paloma Group). Untuk memperingati hari kemerdekaan RI ke-70, kantor akan mengadakan upacara bendera. Kemudian dibuka kesempatan bagi karyawan yang ingin berpartisipasi sebagai petugas upacara bendera. Saya pun dengan sangat semangat segera mendaftar sebagai paskibra. Kali ini tidak ada seleksi karena yang berminat untuk menjadi paskibra ternyata tidak banyak. Akhirnya saya pun terpilih menjadi anggota paskibra dengan modal nekat dan tanpa pengalaman.

Upacara akan diadakan di hari selasa tanggal 18 Agustus 2015, petugas upacara pun mulai latihan di hari jumat. Saya diposisikan sebagai pemimpin paskibra, orang yang menyerukan “langkah tegap maju jalan”, “haluan kiri”, “berhenti gerak”, dsb. Pada awal latihan, karena belum pernah ada pengalaman paskibra saya cukup banyak membuat miss / error untuk instruksi maupun langkah jalan.. kadang kelambatan, salah tempo kaki berhenti, dsb. Hal itu membuat saya menjadi sedikit was-was karena paskibra akan menjadi pusat perhatian dan tidak boleh salah koordinasi. Latihan pun berlangsung hingga sore. Selesai latihan saya merasa koordinasi paskibra nya sudah lumayan baik namun masih perlu dipoles agar lebih rapi. Karena besoknya hari sabtu-minggu-senin libur, kami pun tidak mempunyai jadwal latihan lagi hingga hari H.

Saya ingin sekali bisa memimpin paskibra dengan baik dan bisa tampil dengan rapi tanpa kesalahan. Maka di hari senin, saya bangun pagi-pagi dan memutuskan untuk latihan paskibra seorang diri. Saya latihan di lapangan parkir kosan yang cukup luas untuk simulasi gerakan pada saat upacara nanti. Saya latihan cukup lama sekitar satu jam hingga keringatan, dan menjadi tontonan oleh pembantu kosan yang lalu lalang. Namun saya tidak merasa malu, karena tekad saya untuk mensukseskan paskibra di hari H lebih besar dari rasa apapun juga.

Akhirnya pada hari H, paskibra kami pun dapat tampil dengan sukses, sangat rapi tanpa ada kesalahan sama sekali. Saya merasa sangat bangga dan puas karena keinginan menjadi paskibra tercapai juga setelah 8 tahun, dan saya tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada. Saya berikan yang terbaik, dengan modal nekat dan kerja keras tidak ada yang mustahil untuk dicapai. 🙂

img-20150818-wa0025

Note : tempat upacaranya di basement kantor

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s